Insert Text Here

SUMSEL

Cerita Wagiman Penerima PKM Muba : Bawa Telur Panen Perdana, Pulang dengan Hati Bahagia

MUBA– Momen sederhana namun penuh makna mewarnai perjalanan Program Keluarga Maju (PKM) Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. Wagiman, warga Balai Agung, tak mampu menyembunyikan rasa harunya usai bertemu langsung dengan Bupati Muba HM Toha Tohet SH di Rumah Dinas Bupati,30/07/26

Dengan membawa hasil panen perdana telur dari usaha bebek petelur yang dirintis berkat bantuan modal usaha stimulan PKM sebesar Rp5 juta, Wagiman mengaku hanya ingin menyampaikan rasa syukur sekaligus mengucapkan terima kasih kepada orang nomor satu di Bumi Serasan Sekate itu.

Namun, niat tulus tersebut justru berbuah kejutan yang tak pernah ia bayangkan.

“Saya sangat bahagia bisa datang ke Rumah Dinas Bupati dan bertemu langsung dengan Bapak Bupati. Niat saya hanya ingin memberikan sebagian hasil panen telur pertama sebagai tanda terima kasih atas bantuan yang telah saya terima. Saya tidak menyangka, telur itu justru dibayar oleh Bapak Bupati. Saya benar-benar terharu,” tutur Wagiman.

BACA JUGA :  Komisi II DPRD Prabumulih Akan Tindak Lanjuti 7 Poin PKRI,Dalam Audesi di DPRD

Ia mengatakan, bantuan PKM telah menjadi titik awal bagi keluarganya untuk membangun usaha yang produktif. Meski hasil panen perdana belum banyak, baginya itu merupakan bukti bahwa usaha yang dijalankan mulai membuahkan hasil.

“Ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus mengembangkan usaha. Saya berterima kasih kepada Bapak Bupati karena bukan hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga memberikan perhatian dan semangat kepada masyarakat kecil seperti kami,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Muba HM Toha Tohet SH mengatakan, keberhasilan Wagiman merupakan gambaran bahwa Program Keluarga Maju dirancang agar masyarakat mampu menciptakan sumber penghasilan yang berkelanjutan melalui usaha produktif.

“Yang membuat saya bangga bukan telurnya, tetapi semangat dan kejujuran Pak Wagiman. Beliau datang membawa hasil usahanya sebagai bentuk rasa syukur. Ini menunjukkan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan. Tentu telur itu saya bayar, karena saya ingin menghargai hasil kerja keras masyarakat, bukan sekadar menerimanya sebagai pemberian,” kata Toha.

BACA JUGA :  Membanggakan, Dua Putri Asal Prabumulih Raih Predikat Pujian di Wisuda Politeknik Akamigas Palembang

Menurut Toha, kisah Wagiman diharapkan menjadi inspirasi bagi penerima PKM lainnya untuk memanfaatkan bantuan modal usaha secara maksimal.

“Program PKM bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Kami ingin semakin banyak warga yang berhasil mengembangkan usaha, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya,” pungkasnya.