Kampanye Awal Ridho-Fikri Di Hadiri Ratusan Warga Kelurahan Pasar 1

PRABUMULIH

Demokrasiindonesiapost.com_Kampanye perdana Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota (Wako) dan Wakil Wali Kota (Wawako) Prabumulih, Ridho-Fikri yang digelar dikelurahan Pasar I (satu) ,  Kecamatan Prabumulih Utara, disambut antusias masyarakat kota Prabumulih .Pantauan Awak Mediadi lapangan, kampanye Paslon tunggal yang didukung oleh 10 partai pengusung dan 2 partai pendukung tersebut, dihadiri ratusan warga, Rabu (28/2/2018).Saat dikonfirmasi wartawan, Ridho menjelaskan, memang pihaknya tidak mengundang seluruh pendukung untuk datang, lantaran kampanye tersebut hanya untuk satu kelurahan saja.“Ini hanya di Kelurahan Pasar I ( Satu). Kalau dulu kampanye di tiga kelurahan digabungkan menjadi satu. Sekarang hanya satu kelurahan saja, belum Kelurahan Pasar Dua,” ungkap Ridho.Untuk kampanye akbar, Ridho menerangkan, semua partai baru akan digabungkan. Dirinya menambahkan, sebelumnya ada banyak Paslon yang ikut Pilkada, dan pihaknya hanya memasang enam titik kampanye.“Untuk sekarang tidak ada calon lain, hanya calon tunggal. Dan kita memasang di 37 kelurahan dan desa. Sengaja kita tidak membesarkan dan dibuat 37 titik. Saya tidak mau sombong, dan masalah optimis menang, kita kan sudah terbukti. Masyarakat juga sudah menikmati hasil program kita,” terangnya.Dalam sambutannya, Ridho mengingatkan masyarakat di Kota “Nanas” agar datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 27 Juni 2018 mendatang, untuk memilih calon Wako dan Wawako Prabumulih.“Diingatkan lagi supaya datang. Jangan pilih yang kosong. Pilih yang ada gambarnya. Selain itu, jangan termakan isu. Silahkan datang ke TPS, kalau bapak ibu tidak datang, Pilkada akan diulang lagi,” ujarnya saat kampanye.Sementara, Fikri juga mengimbau agar masyarakat ikut berpartisipasi untuk datang dan memilih di TPS. “Ini contoh surat suara. Satu ada gambar, dan satu tidak ada gambar. Coblos yang mana, coblos yang ganteng (ada gambarnya),” tuturnya.(fjr/07)

PEMILIHAN KEPALA DAERAH DI KOTA PRABUMULIH 2017 MEMBUTUHKAN ANGGARAN RP 5 MILIAR

PRABUMULIH,

Demokrasiindonesiapost.com Menyambut pergelaran pesta rakyat lima tahun sekali pada 2018 mendatang yakni pemilihan kepala daerah Walikota dan Wakil Walikota, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Prabumulih mulai sibuk menyusun rencana anggaran. Tidak main-main, berdasarkan informasi didapat KPUD Prabumulih mengajukan anggaran sebesar Rp. 28,696 miliar kepada Pemerintah kota dan DPRD untuk pergelaran pesta rakyat 2018 mendatang itu. Bahkan, untuk tahapan pilkada yang akan dilaksanakan terhitung mulai 2017, lembaga penyelenggara pemilu itu telah mengajukan dana sebesar Rp. 5,113 miliar untuk membiayai berbagai kebutuhan di tahapan pemilu. Pengajuan sudah kami lakukan, karena mulai Oktober 2017 mendatang gelaran tahapan pemilu sudah dimulai, kata Ketua KPU, M Takhyul SIP melalui Sekretaris, Dinerson kepada wartawan, kemarin. Dinerson menuturkan, dana tahapan itu nantinya akan digunakan untuk sosialisasi, perekrutan PPK/PPS, pemuktahiran data pemilih, bimtek, publikasi media, dana operasional dan untuk kebutuhan lainnya. Nanti juga dana yang sifatnya hibah itu akan kita gunakan untuk launcing pilkada, bebernya. Dinerson menuturkan, hingga saat ini KPUD Prabumulih masih menunggu hasil pembahasan APBD Induk 2017 terkait pengajuan dana tahapan pilkada yang diajukan. Kami berharap dana tahapan pilkada disetujui sehingga kita bisa menyelenggarakan tahapan pilkada mendatang, tuturnya. Sementara Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Prabumulih, Ahmad Palo SE ketika dibincangi mengatakan, usulan KPUD yang masuk dalam KUA-PPAS APBD Induk 2017 tengah dilakukan pembahasan saat ini. Tentu kita akan alokasikan dana itu karena tahapan sudah mulai, namun dana tidak terlalu besar karena baru tahapan. Selain KPU juga ada Bawaslu mengajukan usulan, ujarnya. Palo mengatakan, saat ini pemerintah Prabumulih mengalami defisit anggaran, sehngga pembahasan dana hibah untuk KPUD akan mengacu pada prinsip efektif dan efisien. Usulan itu akan kami verifikasi dan nanti kita akan utamakan prinsip efektif serta efisien, katanya.(07)