Insert Text Here

NASIONALSUMSEL

Rekrutmen PT PTC Disorot: Tertutup dan Minim Transparansi, Disanaker Sumsel& Prabumulih Angkat Suara

PRABUMULIHIDemokrasiindonesia.com – Proses rekrutmen yang dilakukan oleh PT Pertamina Training and Consulting (PTC) menuai sorotan publik. Minimnya keterbukaan informasi memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat, khususnya para pencari kerja di Kota Prabumulih.

Kondisi ini dinilai tidak sehat dalam iklim ketenagakerjaan yang seharusnya menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas.

Disnaker Prabumulih Tegaskan Batas Kewenangan, Tapi Beri Catatan Keras

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Prabumulih,H.Sanjay Yunus,SH.,MH, menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan dalam pengawasan teknis proses rekrutmen perusahaan PTC.
“Kami hanya memfasilitasi informasi lowongan kerja.”tegasnya.

Namun demikian, Disnaker Prabumulih secara tegas berharap PTC dapat mengedepankan pola rekrutmen yang terbuka dan melibatkan berbagai pihak.

BACA JUGA :  Dugaan Penipuan dan Penggelapan oleh Mantan Istri Masih Berproses, Polres Empat Lawang Tunggu Gelar Perkara

“Kami berharap PTC dapat meniru pola rekrutmen yang transparan seperti yang pernah dilakukan PDC, dengan melibatkan Disnaker, aparat kepolisian, serta masyarakat. Bahkan proses seleksi bisa disiarkan secara langsung agar benar-benar bersih, transparan, dan akuntabel,” tambahnya, 22 April 2026.

Disnakertrans Provinsi Belum Terima Laporan
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumatera Selatan,H.Indra Bangsawan, S.H.,M.M.yang menyebut hingga saat ini belum ada laporan resmi dari pihak PTC kepada kami pihak Provinsi,”Ucapnya.

Fakta di Lapangan Perkuat Sorotan
Sejumlah temuan di lapangan memicu kecurigaan publik:

1.Tidak ada dialog terbuka antara PTC dan Disnaker Prabumulih
2.Disnaker Provinsi Sumsel belum menerima laporan resmi dari PTC
3.Tidak ada klarifikasi publik dari PTC hingga saat ini
4.Ketiadaan informasi ini menciptakan ruang spekulasi yang luas dan berpotensi merusak kepercayaan publik.

BACA JUGA :  Wali Kota H. Arlan Bersama Forkopimda Hadiri Sholat Idul Adha 1447 H di Masjid Jami’ Islamic Center, Serahkan Sapi Qurban untuk Masyarakat

PTC Dinilai Tertutup, Publik Menanggung Dampak

Sikap pasif dan tertutup dari PTC dinilai menjadi sumber utama polemik. Di tengah tingginya kebutuhan kerja, transparansi bukan lagi pilihan melainkan kewajiban.

Tanpa keterbukaan, publik wajar mempertanyakan:
Apakah proses rekrutmen ini benar-benar adil dan terbuka?

Disnaker Tetap Hadir, Berpihak pada Masyarakat
Meski tidak memegang kewenangan penuh, Disnaker Prabumulih tetap menunjukkan komitmennya untuk melindungi kepentingan masyarakat.

“Kami siap menjembatani komunikasi antara perusahaan dan masyarakat. Tapi tentu perlu keterbukaan dari pihak perusahaan,” ujar Sanjay.

Sikap ini menegaskan bahwa Disnaker tetap berada di sisi masyarakat, mendorong proses ketenagakerjaan yang sehat dan transparan.

Publik Menunggu Langkah Nyata PTC

BACA JUGA :  Sempat Ditahan, Truk Hino Diduga Terkait Minyak Ilegal Kini Tak Diketahui Keberadaannya, Polsek Tungkal Jaya dan Unit Pidsus Pilih Bungkam

Kini perhatian masyarakat Prabumulih tertuju pada PTC,Tanpa langkah konkret untuk membuka informasi, kepercayaan masyarakat akan terus tergerus.
Transparansi bukan sekadar formalitas ini adalah bentuk keadilan bagi pencari kerja
Media demokrasiindonesia.com tetap membuka ruang hak jawab seluas-luasnya kepada seluruh pihak terkait, sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip jurnalisme yang berimbang dan akurat.
(Ladi)