Manajemen Bantah Isu Kekurangan Obat, Dirut RSUD Prabumulih Jadwalkan Pertemuan dengan Awak Media
Demokrasiindonesia.comIPrabumulih – Pihak manajemen RSUD Prabumulih akhirnya angkat bicara terkait kabar keributan yang sempat beredar luas di tengah masyarakat. Direktur RSUD, dr. Ade Nur Ichlas, menegaskan bahwa informasi yang menyebut insiden dipicu oleh kekurangan stok obat tidak benar.
Dalam pernyataannya kepada media Demokrasiindonesia.com, Direktur rumah sakit menyebut isu tersebut merupakan hoaks dan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.itu keributan masalah pribadi mereka dan sudah didamaikan secara kekeluargaan,Manajemen memastikan bahwa ketersediaan obat di RSUD Prabumulih dalam kondisi aman dan tidak mengalami kekosongan.
“Tidak ada stok obat yang menipis. Informasi yang beredar itu tidak benar, dan ini murni persoalan pribadi,” tegas direktur dalam klarifikasi yang disampaikan kepada Demokrasiindonesia.com melalui WhatsApp.
Lebih lanjut, pihak RSUD juga menyampaikan bahwa kejadian yang sempat menjadi sorotan tersebut tidak berkaitan dengan pelayanan rumah sakit secara umum. Manajemen menilai, pemberitaan yang berkembang perlu diluruskan agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Sebagai bentuk keterbukaan informasi, Direktur RSUD Prabumulih dijadwalkan akan bertemu langsung dengan awak media guna memberikan penjelasan resmi terkait peristiwa tersebut.
Pertemuan tersebut direncanakan berlangsung pada Senin sore, dengan agenda klarifikasi sekaligus menjawab berbagai pertanyaan mengenai kronologi kejadian serta langkah yang diambil oleh pihak rumah sakit.
Manajemen berharap, melalui pertemuan ini, informasi yang beredar dapat diluruskan secara komprehensif sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Publik pun kini menanti penjelasan resmi dari pihak RSUD Prabumulih untuk memastikan fakta sebenarnya di balik insiden yang sempat menjadi perbincangan hangat tersebut.(Ril)



Insert Text Here