Dua Rumah Warga Air Perikan Perumnas Nenagung Kota Pagaralam Nyaris Ambruk Akibat Longsor Dimusim Hujan

Pagaralam,

Demokrasiindonesiapost.com-Dua rumah warga perumnas nenagung yang berdiri di bantaran sungai air perikan nyaris ambuk akibat longsor,tingginya curah hujan mengguyur kota pagaralam sejak sore kemarin. selasa, (12-01-2021) di kelurahan Nendagung Kecamatan Pagaralam Selatan Kota Pagaralam Sumsel.

Akibat tinggi cura hujan dua Rumah warga perumnas nendagung menjadi korban.
“Sukur (60) pemilik rumah mengatakan, longsor terjadi pada pukul 18:00 Wib kemarin, atas kejadian tersebut pondasi rumah bagian belakang yang sedang di bangun Ambruk tapi masih tetap bersyukur kepada Allah tidak ada korban jiwa dalam kejadian amruk nya rumah akibat curah hujan yang tinggi sehingga menimbulkan longsor tanah dan menghancurkan rumah kami ujarnya.

baca juga:  Polres Prabumulih Gelar Apel Kampanye Protokol kesehatan Pencegahan Covid-19

“Di tempat terpisah hal serupa dialami oleh Herman (50) warga blok A Perumnas Nendagung,  Kecamatan Pagaralam Selatan,  Kota Pagaralam.

“Suara keras terdengar dari dalam rumah kami terjadi pada subuh tadi, tepat pada pukul 5:30 Wib, setelah kami keluar rumah, kami mendapati bagian belakang rumah sudah terkena longsor, ” tegas Herman kepada awak Media

” Dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun, kerugian di perkirakan mencapai puluhan juta rupiah.(red)

Repoter: Reno Marhes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *