Kota Prabumulih Akan Segera dibangun Jembatan Fly Over Patih Galung

PRABUMULIH,
Demokrasiindonesia.com – Kota Prabumulih akan segera dibangun jembatan Fly Over untuk ke dua kalinya di Kota Prabumulih, Fly Over itu sendiri ialah jalan layang yang dibangun tidak sebidang melayang menghindari daerah/kawasan yang selalu menghadapi permasalahan kemacetan lalu lintas, melewati persilangan kereta api untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas dan efisiensi.

Kepala Balai Besar Pembangunan Jalan Negara ( BBPJN) Provinsi Sumatera Selatan H Saiful Anwar menerangkan , untuk pembangunan fly over saat ini pihaknya tinggal menunggu proses perizinan dari Kementerian Perhubungan.

” Hari ini kita melihat langsung lokasi pembebasan lahan untuk fly over patih galung.Untuk realisasi insyaallah desemberr 2021 sudah masuk ke proses lelang,” ujarnya.

Menurut Saiful, pembangunan fly over Patih Galung nantinya memiliki spesifikasi jalan dua jalur dengan panjang154 M dan lebar 17 M .

” Jadi ada 1,5 M disiapkan untuk trotoar dan lebar jalan masing-masing 7 M.Mudah -mudahan tidak ada kendala lagi, proses ganti rugi lahan sudah dan anggaran juga sudah ada sebesar Rp.145 Miliar,” bebernya.

“Ditempat yang sama Walikota Prabumulih, Ir. H.Ridho Yahya MM, dengan di dampingi langsung Wakil Walikota Prabumulih, Andriansyah Fikri. SH, saat di konfirmasi oleh tiem IWO Prabumulih, Selasa (17/11), beliau mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat yang telah peduli terhadap rancangan pembangunan fly over di kota Prabumulih yang kita cintai bersama ini, beliau mengungkapkan bahwa untuk pembangunan fly over akan dilaksanakan dan memang sangat dibutuhkan sebab di lokasi inii kerap terjadi kemacetan dan kecelakaan, alhamdulilah syukur pemerintah pusat sekarang telah respont atas pengajuan permohonan pihak Pemkot Prabumulih, agar kiranya Pemerintah Pusat dapat memberikan bantuan untuk membangunnya jembatan fly over di Patihgalung ini dan alhamdulilah permohonan kita direspont,” ungkap beliau kepada tiem iwo kota prabumulih.

baca juga:  Statement Ketua IWO Prabumulih Menyingkapi Simpang Siur Berita Corona

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Prabumulih, Beni Akbari, memastikan tahun depan 2021, pembangunan jembatan layang atau Proyek fly over yang akan di bangun di Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat, kota Prabumulih akan dimulai.

Menurut beliau, untuk proses lelang, pelaksanaanya nanti akan dilakukan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Pemerintah kota Prabumulih dalam kegiatan tersebut hanya bertugas untuk pembebasan lahan sementara untuk pembangunan bukan menjadi wewenang pihaknya kita hanya sebagsi dan Alhamdulilah untuk pembebasan lahan sudah selesai dan tidak ada masalah lagi,” terangnya saat dikonfirmasi IWO Kota Prabumulih saat beliau dan rombongan selesai makan siang di RM.Musi Rambang, Selasa (17/11) Pukul. 12.55 Wib.

baca juga:  Pasar Pagi Terminal Lingkar Diramaikan Ketua TP PKK dan OPD Belanja Bersama

Proyek fly over yang akan dibangun di tahun 2021 itu adalah dari Pemerintah Pusat melalui Kemetrian PUPR yang dananya berasal dari pusat. Kita hanya menyediakan lokasi dan menerima fisik dari pembangunan fly over yang dilakukan oleh pihak kementrian. Kalau menggunakan APBD sepertinya Pemkot Prabumulih tidak sanggup, sebab Pembangunan fly over itu memakan biaya yang sangat besar bisa ratusan miliar, oleh sebab itulah Pemkot Prabumulih segera mencari solusi lain dengan mengajukan permohonan ke pada Pemerintah Pusat,” terangnya.

Elman ST MM, Selaku Sekretaris Daerah menerangkan bahwa rencana pembangunan fly over Patih Galung itu diproses di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Mudah-mudahan dengan hadirnya Kepala Balai Besar Provinsi Selasa (17/11) Pukul. 11.00 Wib, meninjau ke area lokasi bersama Walikota Prabumulih dan rombongan terkait pengajuan kita ke pemerintah pusat mengenai pembangunan fly over di Patigalung ini, mudah-mudahan tahun depan pelaksanaannya segera terealisasi,” ungkapnya.

Sopian Hadi selaku Lurah di Kelurahan Patih Galung, pernah mengungkapkan, bahwa ada 40 orang atau kepala keluarga yang memiliki lahan bakal terkena pembangunan fly over.

“Ada sekitar 40 kepala keluarga yang tanahnya terkena lokasi fly over dan sudah dilakukan pembebasan lahan,” katanya.

baca juga:  Memperingati Hari Bhayangkara Ke-74 Polres Prabumulih Lakukan Bakti Sosial Serentak

Sofyan menuturkan, lahan masyarakat yang dibebaskan dengan luas 10 meter persegi dari pinggir jalan, sedangkan untuk panjang lahan yang akan dibebaskan tergantung dengan tanah pemilik lahan.

“Bukan cuman lahan kosong tapi ada juga rumah dan bangunan yang dibebaskan,” tuturnya.
Pemerintah kota (Pemkot) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mendorong, agar pembangunan fly over di Simpang Empat Patih Galung segera direalisasikan pembangunannya,” urainya.

Seperti yang sudah kita ketahui bersama Pemerintah Kota Prabumulih, telah berjuang keras dalam mengupayakan percepatan pembangunan jembatan ply over di perlintasan rel kereta api wilayah Patihgalung ini, tidak tanggung-tanggung Pemkot Prabumulih, telah menggelontorkan dana ganti rugi lahan milik warga area lokasi yang akan di bangun fly over tersebut adalah senilai Rp1.714.009.000 melalui APBD tahun 2019, ada sebanyak 14 pemilik tanah yang lahannya telah dibebaskan. Ganti rugi dilakukan berdasarkan KJPP dan kesepakatan antara Pemkot Prabumulih dengan pemilik lahan adapun untuk nominalinya bervariasi yang dlihat berdasarkan luas lahan serta lokasi lahan yang terdampak dalam pembangunan proyek itu.(07)

Laporan: team iwo kota prabumulih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *