Perwako No 70/2020 terkait pendisiplinan protokol kesehatan Telah Diterbitkan, Siapa yang Melanggar Siap Didenda

PRABUMULIH,
Demokrasiindonesiapost.com – Peraturan Walikota (Perwako) No 70/2020 terkait pendisiplinan protokol kesehatan dalam rangka memerangi dan memutus mata rantai Covid-19, resmi diterbitkan. Dan, mulai disosialisasikan kepada masyarakat untuk dipatuhi dan ditaati.

Jika tidak alias melanggar, terkait protokol kesehatan. Khususnya, pemakaian masker, jaga jarak, rutin cuci tangan, dan lainnya.

Pemerintah kota (Pemkot) sendiri telah membentuk yustisi, terdiri dari TNI-Polri. Satpol PP, Kejari, PN, BPBD, dan lainnya. Untuk menegakkan dan menindak pelanggar protokol kesehatan dengan sanksi denda.

Kasatpol PP, Hartono SE MSi mengungkapkan, telah diberlakukannya Perwako No 70/2020 pada 11 September lalu.

“Hari ini (kemarin, red), kita lakukan sosialisasi kepada masyarakat sekaligus penindakan bagi yang melanggar. Sebagai, upaya untuk meningkatkan kepatuhan dan terhadap protokol kesehatan,” ujar Hartono, Senin (14/9/2020).

baca juga:  Jelang PSBB, Pemkot Prabumulih Lakukan Simulasi Lalin Bagi Pengendara Yang Akan Melintasi Prabumulih

Pantauan koran ini, penindakan pelanggar protokol kesehatan dipusatkan di PTM.

“Warga terjaring operasi yustisi tersebut. Dilakukan, sidang di tempat dan dikenakan denda sesuai dalam Perwako No 70/2020,” ujarnya.

Jika tidak ingin, terjaring operasi yustisi bakal rutin digelar. Akunya, patuhi protokol kesehatan. “Keluar rumah wajib pakai masker, jauhi keramaian, jaga jarak, rutin cuci tangan, dan lainnya. Sehingga, tidak terkena sanksi dan denda,” bebernya.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH melalui Kabag Ops, Kompol Agus Slamet bersama Kasat Reskrim, AKP Abdul Rahman SH MH menjelaskan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka penegakkan pendisplinan protokol kesehatan.

“Operasi yustisi ini, bagian dari sosialisasi dan juga penegakkan pendisplinan protokol kesehatan sesuai dengan Perwako No 70/2020 telah terbit pada 11 September 2020,” ucapnya.

baca juga:  Disnaker Kota Prabumulih ini Mekanisme Mendapat Kartu Pra Kerja 2020

Adanya payung hukum penegakkan protokol kesehatan, kata dia akan lebih memudahkan penegakkan pendisplinan protokol kesehatan, dalam rangka menekan angka penyebaran Covid-19 di tengah pandemi.

“Lewat sidang di tempat atau tipiring. Pelanggar protokol kesehatan bisa dikenakan sanksi denda sesuai diatur dalam Perwako No 70/2020,” pungkasnya.

Sidang di tempat dalam operasi yustisi, kemarin sejumlah warga kena sanksi teguran hingga sanksi denda.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *