Massa APM Tuntut PT Elnusa Pekerjaan Pribumi

PRABUMULIH,

Demokrasiindonesiapost.com – lembaga Aliansi Prabumulih Menggugat (APM) melakukan unjuk rasa damai di depan kantor PT.Pertamina EP Asset 2 Kota Prabumulih, rabu (26/2/20), untuk menuntut  PT Elnusa selaku subcon dari PT Pertamina.

Dalam orasinya massa menuntut PT Elnusa untuk transparan dalam melaksanakan penerimaan tenaga kerja yang ada di kota prabumulih dengan merangkul tenaga kerja lokal pribumi, dikarenakan masih banyak warga yang tinggal di ring 1 tempat wilayah operasi kerja PT Elnusa yang belum bekerja.

Adi Susanto Ketua Koordinator APM saat diwawancarai awak media mengaku telah beberapa kali melayangkan surat kepihak perusahaan mengenai perekrutan tenaga kerja pribumi untuk dilakukan secara transparan kepada publik melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) atau media masa tetapi tidak mendapatkan respon yang baik sehingga terjadi aksi demonstrasi tersebut.

baca juga:  Terima Audensi IWO Sumsel, PT Semen Baturaja Siap Bersinergi Dalam Hal Publikasi

Dan tak hanya Elnusa saja saya berharap setiap perusahaan  yang menjadi mitra kerja PT Pertamina sekiranya dapat mempekerjakan pendukung lokal yang ada di wilayah kerjanya yang ada di kota prabumulih dan memprioritaskan warga Prabumulih dalam pekerjaan ucap,”Santon

seharusnya pihak perusahaan transparan dalam penerimaan pekerja, apalagi pekerjaan paling bawah (non skil) warga kami juga sanggup bekerja dan tak perlu merekrut tenaga kerja luar Kota Prabumulih” pintanya.

Sementara itu, Aries Project Manager PT.Elnusa mengatakan saya baru kurang 10 hari lebih menjabat, jadi akan Saya pelajari terlebih dahulu apa yang menjadi tuntutan dari APM.

Masi kata Aries saat ini memang belum ada rekrutmen atau penerimaan pekerja diwilayah kerja PT.Elnusa selain itu kontrak mitrakerja dengan Pertamina hanya selama 3 tahun saja.

baca juga:  Kunjungan Kerja Walikota Dan DPRD Prabumulih ke Blora

kita juga saat ini belum ada lowongan kerja, untuk pekerja di Perusahaan kami mayoritas warga Prabumulih” ucapanya seraya mengatakan dari 150 orang pekerja 8 orang saja pekerja dari luar Prabumulih.

Dari hasil mediasi antara masa Aliansi Prabumulih Menggugat (APM) yang ditengahi oleh Polres Prabumulih yang diwakili oleh Kanit Intel dan dibantu pengamanan dari Koramil 044 Prabumulih hingga saat ini belum menemui kesepakatan, Pihak masa APM bersikeras meminta agar perusahaan memberikan peluang kerja bagi warga pribumi dan meminta komunikasi terus dijalin hingga akan diadakan pertemuan lanjutan antara PT.Elnusa dan APM untuk melakukan mediasi kembali.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *