Rab. Okt 16th, 2019

Dirut Petro Prabu:Masyarakat RKT Harap Bersabar

PRABUMULIH,
Demokrasiindonesiapost.com-
Kota Prabumulih, Provinsi Sumatera Selatan mengukuhkan diri sebagai kota gas terbesar di Indonesia setelah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meresmikan tambahan jaringan gas (Jargas) sebanyak 6.018 Sambungan Rumah (SR).

“Tapi masalahnya ini menjadi Polemik di tengah masyarakat Prabumulih khususnya warga Kecamatan(RKT) dikarenakan sampai sekarang konversi jargas Kota belum bisa mereka nikmati.
Menanggapi pemberitaan tersebut Direktur Petro Prabu Azahri Harun saat di bincangi Demokrasiindonesiapost.com (18/09/19).menjelaskan agar warga RKT kiranya dapat bersabar dikarenakan Petro Prabu hanya sebagai Operator maintenence(OP)saja.

Masih menurut Azahri perkerjaan pemasangan jargas tersebut dilakukan oleh pihak ketiga yang memenangkan tender di Kementerian(ESDM) yaitu PT. Torindo dan SGP, Sedangkan untuk pemasangan Api(Konversi) di tenderkan oleh Pertamina Pusat pemenangnya PT. PGASSOL.

baca juga:  Pesan Gubernur Sumsel di Hari Jadi Kabupaten PALI Yang Ke-6 Tahun

Permasalahan terjadi akibat timpang tindih perkerjaan dilapangan antara Torindo/SGP dan PGASSOL,sehingga mengakibatkan pekerjaan memakan waktu cukup lama,saya Pribadi sudah berbicara kepada mereka agar perkerjaan tersebut dapat diselesaikan agar tidak menjadi Polemik ditengah masyarakat.

“Satu hal lagi saya berpesan agar warga Prabumulih dapat membayar tagian Gas tepat waktu karna dengan begitu dapat membantu Program jargas kota ini kedepannya.”ungkap Azahri.

Sementara itu kepala Desa Talang Batu Sahril Kanedi tak menampik bahwa Konversi Gas hingga sejauh ini belum direalisasikan pihak terkait Petro Prabu,Seperti yang dikeluhkan masyarakat banyak saat ini.

Nah,harapan kami secepatnya terelisasikan. “pesannya(07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *