Rab. Okt 16th, 2019

Walikota Prabumulih Resmi Membuka Acara pelatihan Bahasa Indonesia

PRABUMULIH,
Demokrasiindonesiapost.com
Walikota Prabumulih Ir.Ridho Yahya,MM membuka acara pelatihan bahasa Indonesia yang di selenggarakan oleh Balai Besar Bahasa Provinsi Sumatera Selatan di Gedung Rumah Dinas Walikota Prabumulih Rabu, (11/09/19) pukul 09.30WIB.
Acara tersebut dilaksanakan tanggal 11-14 September, diikuti oleh Wartawan yang tergabung dalam PWI Kota Prabumulih Serta dari Pemkot Prabumulih di wakili oleh Dinas kominfo,Humas Prabumulih, dimana acara tersebut dibatasi 40 orang peserta saja.

Dalam kata sambutanya Walikota Prabumulih mengatakan bahwa penggunaan bahasa Indonesia adalah sebagai jati diri bangsa maka dari itu kita wajib bangga dengan bahasa kita sendiri terutama bagi kita sebagai pemimpin negara dan kalau bisa bahasa indonesia dapat di gunakan di berbagai forum dunia seperti di Perserikatan  Bangsa-Bangsa, tapi kita juga harus bisa menguasai bahasa asing sebagai bahasa internasional karena di saat kita akan mencari kerja di negara tujuan tempat kita bekerja, maka wajib menguasai bahasa mereka,contohnya kita mau bekerja di tambang minyak di Arab Saudi maka kita harus bisa berbicara bahasa Arab.”ucap Ridho Yahya.

baca juga:  Silaturahmi Gubernur Sumsel HUT PALI Ke-6

Linny Oktovianny yang merupakan salah satu narasumber dari Balai Bahasa Sumsel juga menjelaskan, kegiatan penyuluhan ini sejalan dengan UU No 24 Tahun 2009 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri No 40 Tahun 2007 tentang Pedoman bagi Kepala Daerah dalam Pelestarian dan Pengembangan Bahasa Negara dan Bahasa Daerah.

“Kegiatan penyuluhan ini sengaja kami adakan untuk wartawan baik cetak, Online, dan elektronik karena lewat para Jurnalis inilah istilah bahasa dapat di populerkan sehingga masyarakat dapat menerima informasi dengan benar. ” jelasnya.

“Sementara itu Ketua PWI Prabumulih Mulwadi dalam sambutanya menyampaikan ucapan terima kasih atas diadakannya pelatihan tata Bahasa bagi para wartawan yang ada di kota nanas ini sehingga dapat menambah wawasan ilmu dalam melakukan penulisan berita di media Online maupun media cetak sehingga nantinya menjadi bekal bagi para Jurnalis dalam membuat berita.(07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *