Sen. Jul 22nd, 2019

Motif Prada DP Habisi Nyawa Pacarnya,Karna Vera Hamil 2 Bulan,Minta Dinikahi

SUMSEL,
DI.POST.COM-Akhirnya pelarian Prada DP selesai,ia berhasil ditangkap oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) Sriwijaya saat melakukan penyamaran di bersembunyi di Serang, Banten, Kamis (13/6/19).

Selama ini motif yang beredar di medsos karena lantaran Prada DP diduga tidak terima Vera Oktaria memutuskannya secara sepihak.

Rupanya bukan itu motif pembunuhan saat tersangka memberikan kesaksian.

Menurut keterangan Komandan Polisi Militer Kodam (Danpomdam) II Sriwijaya Kolonel CPM Donald Siagian, dari hasil pemeriksaan motif pembunuhan itu dilatar belakangi Vera meminta kepada Prada DP untuk segera dinikahi karena hamil.

Desakan itu, menurut Donald membuat Prada DP menjadi emosi dan membunuh Vera ketika sedang berada di salah satu penginapan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.

baca juga:  Museum 3D Migas Pertamina Ep Asset 2 Prabumulih di Resmikan Gubernur Sumatera Selatan

“Korban mengaku hamil dua bulan dan minta dinikahi oleh pelaku.sehingga akhirnya terjadi keributan antara korban dan pelaku, karena yang bersangkutan belum bisa menikah dikarenakan masih dalam tahap pendidikan kejuruan,”ucap Donald, Jumat (14/6/19).

Donald menerangkan, keributan di dalam kamar akhirnya terjadi antara pelaku dan korban.

“Keributan itu kira-kira kurang lebih 10 menit, korban dibekap pelaku sampai akhirnya meninggal. Lalu pelaku ingin menghilangkan jejaknya dengan cara mutilasi,” ucapnya.

Meskipun demikian, Donald mengaku tidak percaya begitu saja dengan keterangan tersebut,kami masih tetap melakukan penyelidikan dengan menggali keterangan dari Prada DP serta para saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

Prada DP kini telah berada di Pomdam II/sriwijaya setelah dibawa dari Serang, Banten.

baca juga:  Stiker (PKH) Siap di Pasang di Rumah Warga Kabupaten PALI

Keluarga korban berharap, kasus pembunuhan dan mutilasi putrinya dapat segera disidangkan dan berharap pelaku dihukum mati,karna nyawa arus di bayar nyawa,”ucap keluarga korban.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *