Sen. Jul 22nd, 2019

Diduga Menipu,Ketua Projo Prabumulih di Tangkap

PRABUMULIH,
Demokrasiindonesiapost.com– Salahudin Ak,Ketua tim pemenangan Pro Jokowi (Projo) kota Prabumulih,yang beralamat di Sukajadi Kecamatan Prabumulih Timur,ditangkap jajaran Polres Prabumulih karena melakukan tindak pidana penipuan sebesar Rp 595 juta.Prabumulih,senin(28/1/19)
Bahkan penyidik Reskrim Polres mengenai Salahudin dengan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Salahudin dikenakan pasal 378 junto 372 dengan ancaman 5 tahun penjara,dia ditangkap dengan istrinya dari hasil pengembangan tersangka James yang duluan ditangkap.
“Mereka pasutri melakukan penipuan terhadap korbannya dengan menjanjikan bisa mengangkat honorer K2 Pemkot Prabumulih menjadi PNS,” ucap Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk Travoltas SIk MH didampingi Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman SH, Jumat (1/2) saat menggelar press release.

baca juga:  3 Pemuda Ngibon",Tertangkap Mencuri Sangkar Burung

Kapolres menjelaskan, saat ini baru satu warga yang melapor atas penipuan tersebut yang korbannya mengalami kerugian Rp 145 juta. Sedangkan untuk korban yang mengalami kerugian Rp 450 juta belum melapor tapi baru konsultasi saja ke Polres.

“Tersangka Salahudin ini dari hasil pemeriksaan ternyata otak dari penipuan dengan modus bisa mengangkat honorer K2 jadi PNS. Sedangkan James itu hanya kurir saja. Oleh karena itu kita himbau bagi warga yang ikut jadi korban ketiganya, jangan sungkan untuk membuat laporan ke Polres Prabumulih,” tegasnya.

Masih kata Kapolres ketiganya dilaporkan ke Polres Prabumulih pada 16 November 2018 lalu. “Korban beberapa kali mentransfer uang ke James melalui bank BRI dan BCA diantaranya sebesar Rp 5 juta, Rp 30 juta, lalu Rp 45 juta dan Rp 45 juta. Uang itu oleh James katanya ditransfer kembali ke orang,” terangnya.

baca juga:  Polisi Gagalkan Peredaran Yaba, Narkoba Jenis Sabu Berbentuk Pil

Dari pengakuan pasturi tersebut kepada wartawan, mereka juga ikut tertipu atas kejadian ini.Sebab, uang yang diambil dari korban, tidak dimakan olehnya melainkan uang disetorkan kepada Profesor Suhardi Kalamudin.untuk mengurus honorer K2 biar bisa diangkat jadi PNS.

“Uang itu untuk mengurus pengangkatan K2 jadi PNS kami setorkan sama Profesor Suhardi Kalamudin dengan cara di transfer. Aku kenal Suhardi itu tahun 2015 saat sama-sama untuk bisnis kerjasama proyek,”ucap Salahudin.

Sedangkan Retno istri dari Salahudin menambahkan, uang yang diambil memang disetorkan ke Suhardi Kalamudin yang merupakan calon Bupati Poliwali Mandar. “Silakan kalian cek saja sama polisi,” tegasnya.

Mereka Salahudin dan istri ditangkap diduga melakukan penipuan dengan cara korban di iming – imingi bisa di angkat dari hororer K2 menjadi PNS.pasutri tersebut ditangkap hasil nyanyian James tersangka yang dulu ditangkap.

baca juga:  Buaya Pemangsa Deasy Tuwo Mati

Hendraina salah satu korban penipuan mengatakan bahwa mereka dapat memasukan saya honorer K2 menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Prabumulih.padahal saya sudah menyerahkan uang Rp 145 juta.tapi sampai sekarang saya belum di angkat menjadi PNS dilingkungan Pemkot Prabumulih”,ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *