Jum. Des 13th, 2019

Untuk Ke-tujuh Kalinya Prabumulih Raih Adipura Berturut-turut

Piala Adipura

Piala Adipura

JAKARTA,
Demokrasiindonesiapost.com– Kota Nanas Sebutan untuk Kota Prabumulih untuk ke-tujuh kalinya secara berturut-turut mendapatkan piala Adipura atas kinerjanya dalam Menjalankan prinsip tata Kota dan kebersihan lingkungan, membuat kota Prabumulih sekali lagi mendapat penghargaan dari pemerintah pusat. Penghargaan Adipura Kategori Kota Kecil Terbersih dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Senin (14/1/19) di Auditorium Dr Sujarwo Gedung Manggala Wanabakti Jakarta Pusat.

Piala Adipura tersebut kembali pulang ke Kota Prabumulih sebanyak tujuh kali berturut-turut berkat komitmen Walikota Ir H Ridho Yahya MM dan Wakil Walikota Andriansyah Fikri SH yang bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat untuk menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing sesuai dengan motto Prabumulih PRIMA.
Piala Adipura ini merupakan Piala Adipura yang ke 7 didapat Kota Prabumulih yang diserahkan secara langsung oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla kepada Wakil Walikota Andriansyah Fikri SH bersama 118 Kepala Daerah se-Indonesia yang berhasil meraih penghargaan Adipura.

baca juga:  HDMY Resmi Dilantik Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel

AndriansyahFikri SH menyatakan rasa syukurnya atas penghargaan Adipura 7 kali berturut-turut ini. Penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup dan kebersihan,ini merupakan kado terindah kepada masyarakat kota Prabumulih atas komitmennya dalam mempertahankan agar piala Adipura dapat diraih kembali untuk ke-tujuh kalinya secara berturut-turut di kota Nanas,

“Penghargaan adipura di dapat karna dukungan seluruh masyarakat Kota Prabumulih. Ini menunjukkan bahwa kerjasama pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan harus agar tetap bersih tidak sia-sia seperti Gerakan Pungut Sampah dan Jum’at bersih,”ucapnya.

Dalam pidatonya, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menuturkan program Adipura merupakan salah satu instrumen Pemerintah dalam mendorong implementasi kebijakan lingkungan dengan pendekatan wilayah, pendekatan implementasi kebijakan persampahan, dan pendekatan implementasi kebijakan penghijauan.

baca juga:  Rifki Baday Terpilih Sebagai ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Prabumulih(2019-2023)

“Salah satu kriteria penilaian dalam penghargaan Adipura adalah dalam hal implementasi atas amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah, upaya dan hasil dalam memenuhi target nasional pengelolaan sampah, yaitu pengurangan sampah 30 persen dan penanganan sampah 70 persen pada 2025 serta upaya yang mendorong penerapan sistem pengelolaan sampah secara terpadu,”ucapnya.

Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 (PSLB3) KLHK, Rosa Vivien Ratnawati menambahkan, melalui program Adipura Pemerintah Kabupaten/Kota diharapkan dapat mendukung target pengelolaan sampah sebesar 100 persen pada tahun 2025 dan menjadi strategi nasional pengelolaan sampah 2025 dengan cepat dan terukur. “Ini juga sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang kebijakan dan strategi nasional pengelolaan sampah di Indonesia,”unkapnya(07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *