Kontraktor Pelaksana Proyek Sungai Kelekar Bermasalah Dengan Warga

PRABUMULIH,

Demokrasiindonesiapost,com-Pembangunan proyek pengendalian banjir sungai kelekar Kota Prabumulih yang terletak di RT.03/RW.02 kecamatan Cambai Kota Prabumulih,Proyek yang mengunakan anggaranAPBN pusat dari kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat tahun 2018 telah menimbulkan masalah antara warga pemilik tanah Rifky Baday dengan PT.Wahyu matra kontraktor

Pasalnya,”proyek sugai kelekar tersebut dikerjakan di atas lahan tanah baday yang bersertifikat hak milik itu tidak mendapatkan izin dari pemiliknya,dikarenakan ketua RT.03 maupun kontraktor tidak meminta izin atau berkordinasi terlebih dahulu dengan kami selaku pemilik tanah,”unkap Rifky Baday.

Baday menambakan dia Pribadi sangat mendukung sekali proyek pengendalian banjir sungai kelekar yang di lakukan oleh Pemkot Prabumulih demi kepentingan umum masyarakat Prabumulih dalam mengadapi bencana banjir yang sering terjadi di pingiran sungai kelekar,tapi sangat disayangkan sekali dalam pembangunanya yang dikerjakan oleh PT.Wahyu matra kontraktor sebagai pemenang tender,Tidak perna ada kordinasi dengan saya dari awal perkerjaan sampai dengan saat ini pihak kontraktor tidak pernah sekalipun meminta izin(assalamualaikum) kepada saya selaku pemilik tanah,

Saat saya Konfimasi kepada kontaraktor tersebut mereka terkesan mengindar dan tidak ada etikat baik walaupun sudah dilakukan mediasi, sehingga saya sebagai pihak yang di rugikan atas pengunaan dan perusakan lahan tanah tersebut melakukan upaya hukum dengan mendaftarkan perkara tersebut ke Pengadilan Negeri Prabumulih Rabu (19/12/2018),Nomor perkara 12/Pdt.G/2018/PN Pbm dengan tergugat PT.Wahyu matra kontraktor dan akan di sidang di Pengadilan Negeri Prabumulih dalam perkara perdata perbuatan melawan hukum Kamis(03/01/2019).”ucap baday.

Sementara itu,ibu Reni juliana selaku RT.03 saat di temui awak media di lapangan mengatakan bahwa benar tanah yang digunakan dan dirusak lahanya adalah punya pak Rifky ucapnya,aku kiro kontraktor sudah minta izin dengan pak Rifky olenya hamper seluruh lahan yang di di buat turap/bronjong sugai kelekar tanah pak Rifky baday galo,dak tau aku man kejadianyo jadi mak ini.”ucap ibu Rt tersebut,

Terpisah,yanto selaku perwakilan PT,Wahyu matra kontraktor mengatakan kepada demokrasiindonesiapost.com,kito ini bekerja sesuai panduan,dalam artian kito dak tau lahan ini milik si A atau si B maka dari itu kito perbantukan pak Rt/Rw yang tau lahan tanah tersebut karno data warga yang lahan tanahyo yang keno proyek sungai kelekar dio lebih tau,”ungkap yanto.(07)