Target PBB Pemkot Prabumulih 2017 Diprediksi Tidak Sampai Target

PRABUMULIH,

DemokrasiIndonesiapost.com Target realisasi pajak bumi dan bangunan (PBB) sektor perkotaan dan pedesaan Badan Keuangan Daerah (BKD) Pemerintah Kota Prabumulih sepertinya bakal sulit tercapai

Hingga bulan Juli, penyerapan PBB dari sektor tersebut baru tercapai 23 persen saja atau Rp 1.07 miliar. Sementara, target yang tetapkan BKD sendiri yakni sebesar Rp 4.5 miliar.

Kepala BKD Pemkot Prabumulih Jauhar Fahri menerangkan, untuk PBB sektor pedesaan saat ini baru terealisasi sebesar Rp 346.27 juta atau sekitar 69.25 persen dari target sebelumnya yakni sebesar Rp 500 juta.

“Kalau dipedesaan banyak sumbernya seperti perkebunan, migas maupun perusahaan lainnya. Sehingga penyerapan pajak didaerah lumayan tinggi,” terangnya, Selasa (15/8/17)

baca juga:  Peduli Tsunami Lampung Selatan Walikota Prabumulih Memberikan Bantuan Logistik

Sementara, kata jauhar, untuk PBB Sektor perkotaan saat ini baru teralisasi Rp 722.70 juta atau sekitar 18.07 persen dari target sebelumnya Rp 4 milyar. Minimnya pencapaian tersebut terjadi akibat wajib pajak diperkotaan kebanyak individu bukan perusahaan.

“Jadi pembayarannya tergantung dengan kesadaran wajib pajak. Saat ini karena masih pertengahan pembayaran pajak masih minim. Nanti akhir tahun mereka biasanya baru bayar,” ujarnya.

Selain faktor tempat, ungkap Jauhar, minimnya pencapaian pajak juga terjadi akibat perekonomian di Kota Prabumulih belum stabil.

“Walaupun begitu, kita terus berupaya mensosialisasikan aturan Permendagri No 112 tahun 2016 tentang konfirmasi status wajib pajak dalam pemberian layanan publik tertentu,” ungkapnya menambahkan.(07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *