Mudus Lama Gembos Ban”&Pecah Kaca” Terjadi lagi di Kota Prabumulih”

PRABUMULIH,

DEMOKRASIINDONESIAPOST.COM-Telah terjadi lagi tindak kejahatan mudus lama Pecah kaca di Kota Prbumulih, Para Pelaku telah membagi tugas.Pelaku Saldi menggambar korban dalam bank mandiri pertamina,Saat korban keluar bank sudah ditunggu pelaku Egal, Idham dan Dodi, lalu mobil korban diikuti pelaku, pada saat lampu merah pelaku Idham memasang paku,

Kronologis kejadian”
Pd hari Senin tgl 08 Okt 2018 sekira pukul 14.30 wib korban Hendri arwan mengambil uang tunai sebesar Rp 75.000.000,- di bank Mandiri di komplek pertamina kemudian korban gunakan mobilnya menuju bank BRI untuk mengirimkan uang Giro sebesar Rp 25.000.000-, setelah itu sisa uang Rp 50.000.000,- yg di bungkus plastik warna hitam di letakan korban di bawah jok/bangku sopir kemudian korban menuju konter hp Cahaya Seluler untuk membeli HP dan memarkirkan mobilnya di depan toko kain bollywod samping bank BCA, pada saat keluar dari mobil tukang parkir mengatakan bahwa ban mobil belakang mobil kempes dan sebelah kiri kaca mobil pecah lalu korban langsung Mengecek uang yang di letakaan di bawah jok sopir Mobil pas di lihat uang tersebut sudah hilang, akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 50.000.000,-.
Selanjutnya Team Polres Gabungan Bertindak Cepat Tanggap” Pada Esok harinya Selasa tanggal 09 Oktober 2018 Sekira pukul 17.00 Wib Team Gabungan Gurita Polres Prabumulih bersama Team Gurita Polsek Pbm Barat, berhasil menangkap pelaku Pelaku Curat (Modus Gembos Ban dan Pecah Kaca)Korban adalah Nasabah Bank Bernama Hendri Arwan warga Belimbing/muara inim, Pelaku Saldi Nopi tangkap di muaraenim dan hari Rabu tgl 8 Oktobrt 2018 pukul 01.00 wib,Selanjutnya Tim Polres Prabumulih menangkap pelaku Egal Bin Nurdin di Ogan Ilir, Setelah itu pelaku di bawa ke Polres Prabumulih untuk di proses, Dua temen mereka masih (DPO) yaitu Dodi dan Deham dan masih dalam pencarian, barang bukti yaitu berupa-1 unit motor shogun warna merah
– Uang sejumlah Rp. 4.500.000,-
– 1 lbr baju warna hitam
– 1 buah tas selempang warna hitam
– 1 lembar celana pendek warna biru merk moschino
– 1 buah helm warna hitam putih
– sepasang sandal.

Hasil Introgasi Pelaku Egal
-Thn 2014 gembos ban atau pecah kaca di wilayah Pekan Baru(Riau)
– Thn 2015 gembos ban maupun pecah kaca di kota lombok mendapatkan uang sebanyak 90 juta
– Thn 2016 gembos ban atau pecah kaca kurang lebih 20 TKP untuk wilayah Bekasi dan Sekitarnya.
Tersangka pernah ditahan Oleh kasus yang sana di Polres Bekasi.(che)